Translate

Kamis, 13 Juni 2013

Gempa 6.5 Skala Ricter Guncang Jawa Barat



SENKOM JABAR – Kamis (13/6/2013) malam, sekitar pukul 23.47 menit WIB terjadi guncangan gempa yang cukup keras. Getaran gempa dirasakan oleh sejumlah warga yang bermukim di wilayah provinsi Jawa Barat hingga wilayah Pacitan,Jawa Timur.

“Gempa yang terjadi tengah malam tadi, membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah,” lapor Sumadi Waluyo, anggota Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri melalui gateway, Jumat (14/6/2013) pagi.

Angggota Senkom dengan call sign Jabar 0503A lebih lanjut menyampaikan informasi dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan, pusat gempa terjadi di 10.35 Lintang Selatan, dan 107.04 Bujur Barat atau 336 km sebelah barat daya kabupaten Tasikmalaya, dengan kedalaman 57 km.
(rill/Sulsel 3A)

Jumat, 07 Juni 2013

Berharap Bali Kondusif Selalu

SENKOM BALI - Puluhan rumah milik warga desa Kepaon,Denpasar rusak porak-poranda. Setelah puluhan warga menyerbu di desa tersebut.

Berdasarkan pantauan Senkom Mitra Polri Sektor Provinsi Bali, selain merusak rumah warga, para pelaku penyerang itu juga sempat menyerang salah seorang warga hingga mengalami luka di punggung.

“Penyerangan terjadi Jumat kemarin, sekitar pukul 15.00 WIB, kami dari Senkom Mitra Polri melakukan pemantauan dari pangkalan Bali 4, yang berjarak 1 kilometer dari lokasi kejadian,” lapor Ichwan Hadi melalui gateway Senkom.

Menurut Sekertaris Senkom Provinsi Bali itu, informasi mengenai penyebab kejadian masih simpang-siur, ada yang mengabarkan insiden kesalahfahaman dua remaja di arena permainan bilyard, yang berlanjut dengan saling adu mulut dan akhirnya terjadi penikaman, dan berbuntut penyerangan tersebut, sebagian warga yang lain menyatakan ada penyebab lain.

“Informasi masih simpang-siur, ada dugaan penyerangan ini dilakukan oleh rekan-rekan pemuda yang tertikam di arena permainan bilyard, namun saat ini kita masih terus berjaga-jaga dan melakukan pemantauan, sementara jajaran kepolisian juga tengah melakukan penyelidikan di lapangan,”lanjut Bali 3, callsign dari Ichwan Hadi.

Selain merusak rumah warga di desa Kepaon, massa juga sempat merusak satu rumah lainnya yang terletak di Gang Sandat, dekat dengan lokasi. Untuk mengantisipasi meluasnya insiden penyerangan tersebut, Senkom Mitra Polri Provinsi Bali menurunkan sejumlah personilnya untuk berjaga-jaga di kompleks-kompleks perumahan warga yang berdekatan dengan lokasi kejadian.

Informasi yang berhasil dihimpun Info Senkom dari lokasi kejadian, menyebutkan kelompok penyerang tiba-tiba datang menyerbu sambil berteriak-teriak mencari orang yang bernama Lutfi. Sekedar informasi, desa Kepaon, merupakan salah satu perkampungan muslim di provinsi Bali.

Namun karena orang yang dicari tidak ditemukan, pemuda-pemuda tersebut kemudian menyerang membabi-buta dan melukai seorang lelaki yang diduga sebagai ayah dari orang yang dicari.
“Mereka melukai Abdullah, iya dia bapak dari Lutfi, yang mereka cari-cari, namun tidak ketemu, maka bapaknya yang jadi sasaran,”kata seorang saksi mata kepada Info Senkom.

Bahkan mereka sempat akan membakar rumah milik Abdullah, beruntung niat tersebut urung dilakukan dan hanya memporak-porandakan isi rumah.
(rill/Sulsel 3A)

Incumbent Gubernur Unggul di Sumsel

SENKOM SUMSELBerdasarkan pantauan Senkom Mitra Polri dari Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, menyebutkan pasangan Alex Nurdin-Ishak unggul sementara, berdasarkan hasil hitungan cepat, dengan perolehan suara yang masuk mencapai 71,71 %.

“Pasangan Alex-Ishak unggul sementara dengan perolehan suara 35,37 % disusul pasangan  Herman Deru-Maphilinda 33.37 %,” lapor Ilham Riyadi melalui gateway Senkom.

Pilkada gubernur Sumsel untuk periode 2013-2018 ini diikuti empat pasang kandidat, yakni pasangan Eddy Santana Putra-Wiwit Tatung (EspWin) dengan nomor urut satu, Iskandar Hasan-Hafisz Tohir (InsanDzohir) dengan nomor urut dua, Herman Deru-Maphilinda (Derma) nomor urut tiga dan pasangan incumbent Alex Noerdin-Ishak Mekki (Alim) nomor urut empat.

Hasil penghitungan cepat menempatkan pasangan nomor urut 1 Eddy Santana Putra-Anisja D.Supriyanto di urutan ketiga dengan perolehan suara 19,53 %, pasangan nomor urut 2 Iskandar Hasan-Hafisz Tohir dengan perolehan suara 11,83% di urutan keempat.

“Seluruh masyarakat pemilih di Sumatera Selatan yang terbagi dalam 14 kabupaten dan kota Palembang, berbondong-bondong mendatangi TPS untuk menggunakan hak pilihnya, pada Kamis (9/6/2013) hari ini,”lanjut Ilham Riady, personil Senkom dengan call sign Sumsel 12 A dari kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

(rill/Sulsel 3A)

Rabu, 05 Juni 2013

Jambore Nasional IMI di Bontang

SENKOM BONTANG – Jajaran Senkom Mitra Polri kota Bontang, Kalimantan Timur, ikut aktif dalam pemantauan dan pengamanan Jambore Nasional Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang digelar di kota Bontang.

Pengendali Komunikasi (Dalkom) Senkom Mitra Polri kota Bontang, M.Yunus melaporkan, rencana pelaksanaan Jambore Nasional itu akan dilaksanakan Jumat (7/6/2013) sampai Minggu (9/5 /2013).

“Kegiatan berskala nasional ini akan dihadiri langsung Wakapolri, Komjen Nanan Soekarna, selaku Ketua Umum Nasional Ikatan Motor Indonesia.”lapor M.Yunus melalui gateway Senkom.

Beberapa agenda Jambore Nasional tahun 2013 ini, diantaranya penyelenggaraan Kejuaraan Daerah dan Kejuaraan Nasional Grass Track, Gebyar Bikers, Auto Slalom dan Jeep and trail adventure.

Jajaran Senkom Mitra Polri lokal kota Bontang diturunkan untuk memantau dan mengamankan jalannya acara jambore tersebut.

"Beberapa kontingen dari provinsi seluruh Indonesia sudah mulai berdatangan sejak kemarin,” lanjut Kaltim 7B, demikian call sign dari M.Yunus.
Kampanye Keselematan Berlalu-lintas
IMI Goes to School, juga merupakan salah satu program yang akan digelar dalam jambore tahun ini. Termasuk program kegiatan kampanye keselamatan berkendara dan rally wisata atau time rally yang akan dimulai dari garis start kota Samarinda menuju Bontang.

“Pelepasan secara simbolik akan dilaksanakan oleh Gubernur Kaltim, dengan titik start di rumah jabatan walikota Samarinda," lapor M.Yunus.
(rill/Sulsel 3A)

Kamis, 30 Mei 2013

Penikmat Bakso di Bontang Resah

SENKOM,BONTANG - Warga kota Bontang digegerkan dengan kabar beredarnya bakso berbahan daging babi. Pantauan Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri local kota Bontang, menyebutkan, informasi mengenai peredaran bakso berbahan daging babi itu mulai muncul sejak Rabu(29/5/2013) lalu.

Berawal dari hasil pengujian yang dilakukan Dinas Peternakan UPTD Laboratorium Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Pemprov Kaltim, dengan mengambil sample secara acak dari 21 pedagang bakso yang tersebar di kota Bontang.
“Berita ini diperkuat dengan surat edaran pemerintah melalui dinas Kesehatan kota Bontang, ada belasan pedagang bakso yang positif memperdagangkan bakso dengan kandungan daging babi,” kata M.Yunus melalui telephon selulernya.

Pengendali Komunikasi (dalkom) Senkom Mitra Polri kota Bontang, dengan call sign Kaltim 7B ini, lebih lanjut mengatakan, warga kota Bontang utamanya yang Muslim cukup resah dengan beredarnya kabar ini, “Pemerintah kota Bontang dibantu tim dari Dinkes dan BPOM telah turun mengusut asal-usul bakso tersebut, termasuk kami dari Senkom juga ikut melakukan pemantauan dan memonitor laporan dari warga,” lanjut M.Yunus.

Data yang berhasil dihimpun menyebutkan, terdapat 13 pedagang bakso di Kota yang berjuluk kota Taman itu yang diduga menjual bakso oplosan. Rapat gabungan yang digelar pemerintah kota Bontang bersama Dinas Kesehatan, Dinas Perikanan, Peternakan dan Kelautan, Disperindakopi, menyimpulkan sejumlah bakso positif terindikasi dijual oplosan bakso sapi dengan bakso babi. Namun, pemerintah kota Bontang akan kembali melakukan uji sample kembali.

Menyikapi keresahan warganya, sekertaris Pemkot Bontang, Asmudin Hamzah mengaku akan segera menurunkan tim investigasi ke seluruh pedagang bakso di kota Bontang. “Yang jadi persoalan hasil tes yang dilakukan oleh Dinas Peternakan UPTD Laboratorium Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Pemprov Kaltim itu belum sampai ke kami, makanya kami akan melakukan investigasi secara langsung,” ujarnya.

Kembali M.Yunus dari Sentra Komunikasi Mitra Polri, kota Bontang kepada info Senkom mengatakan, pihaknya telah mengantongi sejumlah nama warung penjual bakso yang terindikasi menjual bakso berbahan daging babi, namun untuk sementara belum dapat publikasikan, karena saat ini pihaknya masih terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak.

“Kemungkinan data yang ada pada kami akan bertambah, karena kami masih terus melakukan pemantauan, yang jelas kami menghimbau warga untuk lebih teliti dan hati-hati.”tegas M.Yunus.
(rill/Sulsel 3A)

Selasa, 28 Mei 2013

97 Personil Senkom Karawang Ikuti Diklat Telematika


SENKOM, KARAWANG – Untuk lebih meningkatkan kemampuan SDM setiap personil, Senkom Mitra Polri Kabupaten Karawang menggelar Diklat Telematika dan Cyber

Sekertaris Sentra Komunikasi (Senkom) Kabupaten Karawang, Hadi Tri Wijaya kepada Info Senkom mengatakan, pelatihan ini sekaligus untuk menindaklanjuti instruksi Pengurus Pusat Senkom Mitra Polri, agar para utusan Diklat Nasional Kamtibmas & Telematika dapat menyampaikan hasil Diklat Nasional Senkom Mitra Polri tahun 2013 yang diselenggarakan di Lubang Buaya, pada April 2013 di Jakarta lalu.

Diklat Telematika dan Cyber ini diikuti sebanyak 97 personil Senkom Mitra Polri Kabupaten Karawang, berlangsung hari Sabtu 25 Mei 2013 bertempat di Sekretariat Senkom Mitra Polri Kabupaten Karawang Jl. Surotokunto No. 82 Karawang,  Jawa Barat.
 
“Kami juga berencana akan melaksanakan Diklat Kamtibmas dan Diklat Jurnalistik  pada bulan Juni 2013 mendatang, kami menginginkan seluruh hasil Diklat Nasional dapat diterima oleh seluruh Jajaran Senkom Mitra Polri di Kabupaten Karawang,” kata Jabar 09.5.03, call sign dari Hadi Tri Wijaya.

Empat orang pemateri dari Pengurus Senkom provinsi Jawa Barat, hadir menyampaikan materi dalam bidang Telematika di antaranya, Dedi Sunardi,ST (Jabar 09.05), Ahmad Hakiman,ST (Jabar 09.09A), Nasrim Maulana,ST (Jabar 09.09B) dan Nanang Raditya,ST (Jabar 09.09C).


“Peserta diklat yang hadir merupakan personil Senkom dari 30 kecamatan se-Karawang yang secara terirorial terbagi dalam 9 Koordinasi Wilayah (Korwil).” urai Jabar 09.5.03.

(SULSEL 3A)